|
Rabu, 16 April 2008 |
Ardhi Suryadhi - detikinet Jakarta - Samsung Electronics menyiapkan 18 model ponsel selama 2008. Perusahaan asal Korea Selatan itu menargetkan penjualan 200 juta unit ponsel di seluruh dunia.
Pada 2007 lalu, Samsung menempati posisi kedua pasar ponsel dunia menggeser posisi Motorola. Hal itu dicapai dengan penjualan lebih dari 160 juta unit dan mencatat pertumbuhan sebesar 42 persen.
Untuk tahun 2008, Samsung menargetkan bisa meraih penjualan 200 juta unit ponsel. Oleh karena itu selain meluncurkan 18 model ponsel, Samsung sekaligus merapikan segmentasi produknya.
Agus Sugiharto, Marketing Manager Mobile Communication Division Samsung Electronics Indonesia, mengatakan dengan strategi baru ini pemetaan pemasaran Samsung akan menjadi jelas. "Kami jadi tahu pasar mana yang akan dibidik, dan kelemahan kami akan menjadi lebih jelas," ujarnya di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (15/4/2008).
Strategi sebelumnya, Samsung mengeluarkan produk berdasarkan fitur. Nah, kali ini menurut Agus Samsung membuat enam kategori khusus yaitu: style, multimedia, infotainment, bisnis, connected dan essential. Pembagian tersebut dilakukan berdasarkan survey terhadap 20.000 pelanggan yang tersebar di lima benua dan 23 negara, termasuk Indonesia.
Menurut Hee-Hong Park, Managing Director Samsung Electronics Indonesia, dalam waktu tiga tahun Samsung akan menjadi produsen ponsel nomor satu di dunia. "Kami optimistis, apalagi dengan kepemimpinan presiden baru di divisi mobile Samsung yang berpengalaman membawa divisi televisi menjadi nomor satu," ujarnya. |
|
|
Rabu, 16 April 2008 |
|
Sumber: detik.com Jakarta - PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) akhirnya mengumumkan penurunan tarif dasar terbaru layanan teleponnya, menyusul penurunan tarif interkoneksi oleh pemerintah. Penurunan tarifnya cukup signifikan, dari 2% hingga 74%.
"Kami sangat mendukung kebijakan pemerintah yang telah menurunkan tarif interkoneksi dengan tujuan agar tarif telekomunikasi bisa mengikutinya. Penurunan tarif XL ini adalah komitmen kami untuk mendukung tersedianya tarif murah telekomunikasi sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," tandas Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi.
Penurunan tarif berlaku untuk hampir semua layanan percakapan yakni Xplor, XL bebas, dan XL Jempol. Untuk layanan percakapan yang baru, XL menerapkan skema tarif yang lebih sederhana agar lebih mudah dipahami konsumen. XL hanya menerapkan dua macam tarif untuk setiap jenis produknya, yaitu tarif ke sesama XL (on-net) dan tarif ke operator lain (off-net) tanpa mengenal jarak (tanpa zona lokal, tetangga, seberang).
Tarif baru XL bebas ke sesama XL kini menjadi Rp 375/30 detik, sedangkan untuk tarif ke operator lain dan PSTN tarif turun menjadi Rp 750/30 detik (satuan unit per detik, tidak berlaku pembulatan durasi percakapan).
Untuk XL jempol, tarif ke sesama XL tarif dasar tahun 2008 sama dengan tarif sebelumnya yaitu Rp 500/30 detik dan tarif ke operator lain dan PSTN turun menjadi Rp 750/30 detik.
Untuk layanan Xplor, tarif ke sesama XL menjadi Rp 375/30 detik dan tarif ke operator lain dan PSTN menjadi Rp 750/30 detik (satuan unit per detik, tidak berlaku pembulatan durasi percakapan).
Sementara untuk SMS, akan ada layanan SMS baru bagi pengguna prabayar dan pasca bayar XL dengan efektif tarif Rp 150/SMS ke semua operator. Tarif baru SMS ini akan mulai berlaku sejak 19 April 2008. |
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 5 - 6 dari 9 |