| Bagaimana Cari Investor? |
| Selasa, 29 Januari 2008 | |
|
Mencari investor, berarti Anda mencari orang yang memiliki uang. Jadi, datang lah kepada orang yg punya uang atau orang yang bisa mereferensikan orang berduit. Ini kalau Anda pinjamnya ke perorangan. Kalau pinjamnya ke lembaga, Anda bisa datang ke lembaga keuangan seperti: koperasi, bank atau lainnya.
Investor baik perorangan atau lembaga pasti akan melihat:1. Kemampuan bayar (atau potensinya)2. Peminjam/pengusaha adalah orang yang bisa dipercaya. Bukan hanya mampu tapi punya kemauan untuk membayar. Berarti titik di sini, diperlukan track record. Untuk lembaga, kemampuan bayar dilihat dari catatan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan. Bank percaya dengan catatan mutasi rekening. Jadi mutasi debet kredit kita di bank menjadi bukti sangat penting alur uang kita. Dari catatan ini lah bank akan melihat berapa perkiraan omzet, profit dan net profit pengusaha.Untuk syarat kedua, investor akan menanyakan track record Anda. Bank biasanya menanyakan informasi ke supplier atau pun pelanggan. Bank juga bisa melihat catatan pinjaman kita sebelumnya. Biasanya pinjaman yang diberikan oleh bank pertama kali (relatif) kecil. Bila cicilan kita bagus, maka dimungkinkan kita akan ditawari atau mengajukan pinjaman yang lebih besar.Memang pinjaman ke bank perlu persyaratan: lama usaha. Untuk UKM, bisa minimal 1 tahun. Biasanya kita yang baru akan memulai usaha, memprotes kebijakan ini. Investor baik perorangan maupun lembaga akan lebih yakin kalau kita sudah memiliki pengalaman bisnis.Namanya bisnis yang masih belia, apalagi kita belum pernah menjalaninya, tentu masih ada riak-riak. Investor pasti cari aman. Dia akan invest kepada pengusaha/unit usaha yang tepat. Ini yang harus juga kita pahami. Kita harus melihat 2 kepentingan yang berakhir pada win-win. Jadi kalau kita gak punya duit, kita gak bisa memulai bisnis donk ?Apa gak ada jalan lain?Kalau gak ada jalan lain, berarti kondisi kita tidak akan berubah.Jadi... cari lah jalan lain tersebut.Misal: menanbung dari gaji. Itu yang saya lakukan di saat memulai bisnis. Juga pinjam koperasi, KTA, kartu kredit, dll. Tapi saat itu bunga CC tidak sebesar sekarang. Tidak semua dari Anda akan menemukan 'jalan keluar'! Hanya yang berhati teguh dan kreatif yang akan menjadi pemenangnya. Andakah yang akan jadi pemenangnya ? Semoga Allah meridhoi langkah kita... amiien. Salam & Sukses untuk kita! |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|